Cari info paling update dan akurat seputar teknologi, kesehatan, lifestyle, properti yang terlengkap secara online.

Jangan Salah Pilih, Inilah Perbedaan Sepatu Nike Training dengan Running

Di era modern saat ini, sepatu tak hanya berfungsi sebagai pelindung kaki namun juga menjadi fashion tersendiri. Salah satu brand yang sudah terkenal dan banyak diminati oleh banyak orang adalah Nike. Nike memiliki banyak jenis sepatu untuk menunjang aktivitas sehari hari. Contoh tipe sepatu tersebut adalah sepatu training dan juga running. Sebelum membeli, mari simak perbedaan sepatu nike training dan running di bawah ini.

Perbedaan Sepatu untuk Training dan Running
1. Berat Sepatu
Bagi kamu yang masih bingung membedakan sepatu training dan running, perbedaan yang pertama adalah dari segi berat. Sepatu yang berfungsi untuk running cenderung lebih ringan. Sepatu tersebut didesain berbobot ringan agar sepatu dapat menunjang penggunanya bisa berlari dengan lebih cepat. Sementara pada sepatu training akan memiliki bobot yang lebih berat karena memiliki fungsi yang berbeda dengan sepatu untuk running.

2. Bentuk Tapak Sepatu
Selain dari segi berat, juga terdapat perbedaan berikutnya dari bentuk tapak sepatu. Tapak yang terdapat pada sepatu nike training memiliki bentuk yang lebih tebal dari sepatu untuk running. Tapak yang berukuran tebal tersebut dapat menunjang daya tahan dari sepatu itu sendiri. Sementara pada sepatu training memiliki bentuk tapak sepatu yang lebih halus. Bentuk tapak yang halus tersebut demi menunjang dan tak menahan laju pemakainya saat berlari.

3. Desain Sepatu
Perbedaan lainnya adalah dari segi desain sepatu. Sepatu running memiliki bentuk yang didesain untuk satu arah, yaitu arah ke depan. Sepatu running juga memiliki desain yang lebih lentur dari sepatu untuk training. Sementara sepatu training memiliki desain yang kaku. Sepatu training juga memiliki bentuk yang didesain untuk segala arah, misalnya untuk melompat ke depan, ke belakang, dan ke samping. Sepatu nike training juga menjaga kaki tetap seimbang.

4. Fungsi Sepatu
Fungsi dari sepatu training dan running juga memiliki perbedaan. Sepatu running dari Nike berfungsi untuk menunjang penggunanya pada saat berlari, baik lari marathon, maupun trail running. Sementara pada sepatu tipe training akan lebih sesuai untuk digunakan pada saat senam, yoga, dan olahraga lain yang memiliki banyak gerakan. Kamu dapat memilih diantara kedua sepatu ini sesuai dengan olahraga atau kegiatan yang sering dilakukan.

5. Tipe Sepatu
Perbedaan berikutnya adalah dari segi tipe sepatu yang ditawarkan. Nike menawarkan banyak tipe untuk jenis sepatu running, misalnya sepatu tipe Nike Epic React Flying, Nike Zoom Fly, Nike Air Zoom Pegasus, dan masih banyak tipe yang lainnya. Semantara untuk sepatu Nike training juga menawarkan aneka tipe mulai dari Nike Victory Elite Trainer, Nike Flex Control 2 Black, Nike Metcon 3 Dark Grey, serta tipe yang lainnya.

6. Bentuk Upper Sepatu
Bagi kamu yang masih bingung untuk membedakan kedua jenis sepatu dari Nike di atas, cara yang terakhir adalah meilhat dari bentuk upper sepatu atau bagian atas sepatu. Sepatu untuk running memiliki bentu upper yang lebih empuk karena dibuat khusus untuk berlari. Sementara pada sepatu merk Nike jenis training akan memiliki bentuk upper yang cenderung lebih keras, hal ini berguna untuk melindungi kaki dari gesekan dari arah luar.

Dari keenam cara untuk membedakan jenis sepatu di atas, kamu dapat menggunakannya supaya mempermudah membedakan sepatu running dan juga training dari Nike. Pemilihan sepatu yang sesuai untuk aktivitas sehari hari juga sangat penting, agar kakimu tidak mengalami cidera. Pada umumnya sepatu untuk training hanya memiliki batas maksimal 5 kilometer untuk berlari, lebih dari itu maka resiko cidera pada kaki akan semakin besar.